detikcom

Minggu, 01/12/2013 06:31 WIB

Gerindra Masih Ngarep Duet Prabowo-Jokowi, PDIP: Tunggu Hasil Pileg

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Gerindra masih membuka peluang untuk mewujudkan duet Prabowo-Jokowi di 2014. Meski tak menyambut, ternyata PDIP tak menutup peluang itu rapat-rapat.

"Seperti disampaikan Ibu Ketua Umum di acara UI, tentu semua melihat hasil Pileg, baru akan ditentukan langkah berikutnya. Karena apapun juga hasil pileg lah yang menentukan bisa menjadi capres dari partai," kata Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga saat dihubungi, Sabtu (30/11/2013) malam.

Eriko mengatakan hasil Pileg akan sangat menentukan langkah PDIP di Pilpres 2014. Target PDIP adalah untuk mengusung capres sendiri.

"Kita berjuang dan berusaha agar dapat mencalonkan sendiri, sehingga bisa memilih bersama siapa kita berjuang untuk memenangkan Pilpres," ujarnya.

Anggota Komisi V DPR ini mengatakan akan lebih baik bagi PDIP bisa mengusung sendiri capresnya di Pilpres 2014. Berkaca pada pemerintahan saat ini, PDIP memandang koalisi kurang efektif untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.

"Jadi yang paling utama saat ini kita konsentrasi untuk mempersiapkan mesin partai dalam memenangkan Pileg tanggal 9 April 2014," pungkasnya.

Hubungan Prabowo-Jokowi dikabarkan memanas tersengat persaingan di tangga survei capres. Namun Gerindra masih membuka peluang duet Prabowo-Jokowi di 2014.

"Ya semua kemungkinan terbuka dan opsi-opsi itu bisa terstimulasi karena sampai sekarang siapa pun calon presiden belum ada kepastian karena menunggu Pemilu Legislatif," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada detikcom, Sabtu (30/11/2013).


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/tfn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%