detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 21/11/2013 12:40 WIB

PM Abbott Ingin Australia Tetap Jadi Mitra Terpercaya RI

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: News Limited
Canberra, - Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott telah menerima surat dari Presiden SBY terkait isu penyadapan. Abbott pun berjanji akan melakukan semua yang dia bisa untuk memperbaiki hubungan kedua negara.

"Saya ingin memastikan parlemen bahwa pemerintah akan merespons dengan cepat, lengkap dan sopan atas surat presiden tersebut," kata Abbott dalam sidang parlemen Australia seperti dilansir News.com.au, Kamis (21/11/2013).

Surat SBY tersebut diterima Abbott pagi tadi waktu setempat. Dalam surat itu, SBY meminta penjelasan PM Abbott atas penyadapan telepon yang dilakukan intelijen Australia terhadap dirinya, Bu Ani Yudhoyono dan 8 pejabat tinggi RI yang terjadi pada 2009 lalu.

"Seperti biasa, niat saya adalah melakukan semua yang saya bisa untuk memperkuat hubungan ini yang begitu penting bagi kedua negara kita," kata Abbott di depan para anggota parlemen.

"Saya ingin Australia tetap menjadi mitra terpercaya Indonesia sekarang, dan di masa mendatang," imbuh pemimpin baru Australia itu.

Dalam sidang parlemen itu, pemimpin Oposisi Australia Bill Shorten menekankan seriusnya masalah penyadapan ini.

"Seriusnya masalah ini, atau perasaan tersinggung yang dirasakan teman-teman Indonesia kita, berarti bahwa kita harus melipatgandakan upaya-upaya kita untuk kembali ke dialog positif dan konstruktif antara pemerintahan kita," tegasnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%