detikcom
Selasa, 12/11/2013 17:42 WIB

Soal Kabar Anak BHD dan Ayu Ting Ting, Kapolri: Itu Masalah Pribadi

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Isu keretakan rumah tangga Ayu Ting Ting dan Henry Baskoro Hendarso (Enji) menyeret nama mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri (BHD). Bukan tanpa alasan, nama Bambang Hendarso Danuri dan ibu Enji, Rita Felicita dituliskan dalam surat undangan pernikahan itu.

Memang belum bisa dipastikan apakah nama Bambang Hendarso Danuri di surat undangan itu mantan Kapolri. Enji saat dikonfirmasi hanya tersenyum, sedangkan pengacara Hotman Paris memilih tak komentar. Keluarga Ayu pun mengaku tak tahu.

Apa kata Kapolri Jenderal Sutarman soal ini? "Itu masalah pribadi," jelas Sutarman di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Sutarman memilih tak mau berkomentar tak mau ikut campur. Termasuk saat ditanya istri Bambang Hendarso. "Saya nggak kenal, itu masalah pribadi," tegas Sutarman.

Saat proses fit and proper test sebagai calon Kapolri pada 19 September 2008 lalu, Komisi III DPR mendapatkan data bahwa Bambang Hendarso Danuri beristrikan Nani Hartiningsih Wargahadibrata, bukan Rita Felicita.

Bambang Hendarso-Nani memiliki dua anak. "Mereka keluarga harmonis," kata Trimedya Panjaitan, ketua Komisi III DPR saat itu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%