Jumat, 01/11/2013 17:37 WIB

Panglima TNI Pastikan Remunerasi Prajurit akan Naik 20 Persen

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Remunerasi prajurit TNI akan naik 20 persen dari 37 persen menjadi 57 persen. Menurut Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, peningkatan remunerasi secara prinsip sudah disetujui komisi I DPR RI.

Moeldoko mengatakan remunerasi saat ini perlu ditingkatkan. Hal ini diungkapkan pasca pengangkatan Moeldoko sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL di lapangan tembak marinir FX Supramono, Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jumat (1/11/2013).

"Saya sudah berguru dan sudah sampaikan kepada pimpinan kita dan komisi I DPR RI prinsipnya sudah menyetujui, remunerasi prajurit perlu ditingkatkan," katanya.

Ia menyebut remunerasi prajurit saat ini 37 persen akan naik 20 persen menjadi 57 persen dan berharap tahun depan akan terealisasi. "Sekarang baru 37 persen, harapan saya tidak terlalu lama 2014 mudah mudahan bisa menjadi 57 persen," jelasnya.

Jika terealisasi, ia memastikan senyum para prajurit TNI dipastikan akan semakin lebar. "Semoga bisa segera teralisasi. Jadi senyum prajurit saya semakin lebar," pungkas Moeldoko sambil tertawa lebar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(bdh/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%