Detik.com News
Detik.com
Kamis, 31/10/2013 13:54 WIB

Baru 3 Jam Menikah, Pemuda di Malaysia Minta Cerai!

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Baru 3 Jam Menikah, Pemuda di Malaysia Minta Cerai! Ilustrasi
Kuala Lumpur - Ada-ada saja! Pasangan muda di Malaysia ini hanya menikah selama 3 jam sebelum akhirnya bercerai. Tanpa alasan yang jelas, sang suami tiba-tiba minta pernikahannya dianulir.

Sang istri bernama Sasha menuding suaminya berubah setelah pernikahan mereka digelar di Balik Pulau, Penang. Tiba-tiba, pemuda berusia 19 tahun tersebut meminta agar pernikahan mereka dianulir atau dibatalkan.

Ketika Sasha yang berusia 21 tahun ini menanyakan alasannya, sang suami justru bersikap kasar. Dia menendang Sasha di bagian punggung sebanyak dua kali.

"Dia (sang suami) marah dan tiba-tiba minta cerai di depan keluarga kami," terang Sasha seperti dilansir Asia One, Kamis (31/10/2013).

Menurut Sasha, perilaku suaminya tersebut mulai mengalami perubahan setelah keduanya pergi kencan pada 28 Agustus lalu. Saat itu keduanya pergi nonton film bersama.

Tak disangka, setelah mengucapkan janji pernikahan, suami Sasha mengakhiri pernikahan mereka pada hari yang sama. Tepatnya 3 jam setelah resmi terikat sebagai pasangan suami-istri, Sasha justru menjadi seorang janda.

Tidak ada keterangan atau pernyataan dari sang suami mengenai hal ini. Juga tidak disebutkan jati diri pemuda itu.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nvc/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%