Minggu, 29/09/2013 09:56 WIB

Ledakan di Bondowoso, Diduga Ada Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah

Chuck S Widarsha - detikNews
Foto: Chuk S Widarsha
Bondowoso - Jumlah korban akibat ledakan mercon yang terjadi di Bondowoso, Jawa Timur, diduga bakal bertambah. Polisi dan TNI mendapat informasi ada beberapa warga yang tertimbun di dalam rumah.

"Sekarang masih dilakukan pencarian di puing-puing, karena diduga ada penghuni lainnya yang masih berada di bawah reruntuhan," ujar Kabag Ops Polres Bondowoso Kompol Budi S di lokasi, Minggu (29/9/2013).

Dari informasi yang dihimpun, diduga ada 4 orang yang tertimbun reruntuhan. Mereka berada di dalam rumah saat kejadian tersebut.

Jumlah korban tewas saat ini dikabarkan bertambah satu, menjadi tiga orang. Mereka adala Agus (50), Rara (16) dan satu orang yang belum diketahui iedentitasnya, karena wajahnya hancur.

"Satu korban meninggal masih kita identifikasi," terang Budi.

Ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Gang Malabar RT 7, RW 2, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso. Ledakan tersebut diduga dari mercon, namun sampai saat ini polisi belum memastikan penyebabnya.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(roi/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%