detikcom

Jumat, 27/09/2013 02:54 WIB

Puluhan Rumah di Samarinda Hangus Terbakar

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Samarinda, - Kebakaran menghanguskan puluhan rumah pemukiman padat penduduk di Jl KH Abul Hasan RT 15 dan RT 23, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (27/9/2013). Dua jam kemudian api baru berhasil dikuasai.

Keterangan dihimpun detikcom di lokasi, api berkobar mulai pukul 01.00 WITA. Padatnya pemukiman setempat di RT 9, 10 dan RT 11 menyebabkan kobaran api cepat meluas. Belum diketahui jelas penyebab kejadian tersebut.

"Belum, belum tahu jelas Pak. Ada yang bilang korsleting listrik atau kompor meledak, itu saya tidak tahu pasti. Yang jelas tiba-tiba api langsung membesar, saya bawa anak dan istri saya dan sebagian barang-barang," kata warga setempat, Abdul Malik, kepada detikcom di lokasi.

Sedikitnya 20 unit mobil pemadam dari Pemkot Samarinda, instansi swasta dan Balakar, diterjunkan untuk melakukan upaya pemadaman. Sulitnya akses menuju lokasi dan ratusan orang yang menonton peristiwa itu, sempat menghambat gerak cepat petugas melakukan pemadaman.

"Minggir! Minggir! Yang tidak berkepentingan, silakan minggir," teriak petugas dari atas mobil pemadam.

Di lokasi terpantau kobaran api yang kian meluas, nyaris menyambar bangunan asrama TNI AD yang berada tidak jauh dari titik api. Sejumlah personel TNI dibantu Polri dan warga, bergegas membantu mengamankan sejumlah barang-barang ke tempat yang lebih aman.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta kepada wartawan mengakui, petugas pemadam mengalami kesulitan melakukan pemadaman.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mpr/mpr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%