detikcom
Kamis, 26/09/2013 09:12 WIB

Hari ke-347 Jokowi

Jokowi: Waduk Ria Rio akan Kita Beningkan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) saat ini tengah gencar untuk melakukan normalisasi Waduk Ria Rio. Nantinya, air di Waduk Ria Rio akan diperlakukan secara khusus, dibuat bening, sehingga dasarnya bisa kelihatan.

"Dulu kata warga, tahun 1970-an air waduk ini bening dan dasarnya bisa dilihat. Dan nanti akan kita buat sama, bening, dasarnya bisa kelihatan," ujar Jokowi usai melakukan penanaman pohon untuk Taman Kota Waduk Ria Rio, Pul Mas, Jakarta Timur, Rabu (26/9/2013).

Bahkan, lanjut Jokowi, nanti bisa buat rekreasi berenang oleh warga. "Perlakukan khususnya itu akan ada treatment plant. Dan kalau mau, airnya diminum juga bisa, tapi kalau loh ya," selorohnya.

Selain sebagai daerah resapan air dan antisipasi banjir, di lokasi waduk akan dilakukan penghijauan. Dibangun beberapa gedung yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi bagi warga, diantara gedung seni pertunjukkan.

"Sekarang waduknya ada 9 Ha, secara keseluruhan nanti dengan tamannya kira-kira ada 25,8 Ha, nantinya waduk akan dibuat sebuah perlakuakn khusus, treathment plant agar bening," jelasnya.

"Kemudian di semua titik ada free wi fi, gratis," tambah Jokowi.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/fjr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%