detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 26/09/2013 09:12 WIB

Hari ke-347 Jokowi

Jokowi: Waduk Ria Rio akan Kita Beningkan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) saat ini tengah gencar untuk melakukan normalisasi Waduk Ria Rio. Nantinya, air di Waduk Ria Rio akan diperlakukan secara khusus, dibuat bening, sehingga dasarnya bisa kelihatan.

"Dulu kata warga, tahun 1970-an air waduk ini bening dan dasarnya bisa dilihat. Dan nanti akan kita buat sama, bening, dasarnya bisa kelihatan," ujar Jokowi usai melakukan penanaman pohon untuk Taman Kota Waduk Ria Rio, Pul Mas, Jakarta Timur, Rabu (26/9/2013).

Bahkan, lanjut Jokowi, nanti bisa buat rekreasi berenang oleh warga. "Perlakukan khususnya itu akan ada treatment plant. Dan kalau mau, airnya diminum juga bisa, tapi kalau loh ya," selorohnya.

Selain sebagai daerah resapan air dan antisipasi banjir, di lokasi waduk akan dilakukan penghijauan. Dibangun beberapa gedung yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi bagi warga, diantara gedung seni pertunjukkan.

"Sekarang waduknya ada 9 Ha, secara keseluruhan nanti dengan tamannya kira-kira ada 25,8 Ha, nantinya waduk akan dibuat sebuah perlakuakn khusus, treathment plant agar bening," jelasnya.

"Kemudian di semua titik ada free wi fi, gratis," tambah Jokowi.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(jor/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%