detikcom
Minggu, 22/09/2013 06:01 WIB

Kecelakaan Beruntun 4 Mobil di Senayan, 1 Orang Tewas

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Kecelakaan beruntun 4 unit mobil terjadi di Jalan Asia-Afrika, Senayan, Jakarta Selatan. 1 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa ini.

Seperti yang dikutip dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, Minggu (22/9/2013), peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, tepatnya di dekat Patung Panahan, Senayan.

"Kecelakaan 4 mobil di dkt Patung Panahan Jl. Asia Afrika Senayan, korban meninggal dunia 1 org," demikian isi twit di akun Twitter TMC Polda Metro Jaya.

Belum diketahui identitas korban, pengendara mobil maupun kendaraannya. Juga belum diketahui penyebab kecelakaan ini. Kini petugas sudah berada di lokasi untuk pendataan dan penyelidikan.



Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/dha)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
MustRead close