detikcom
Kamis, 12/09/2013 03:54 WIB

Sesalkan Kerusuhan Jember, Gus Ipul Minta Pelaku Ditindak Tegas

Muhajir Arifin - detikNews
Foto: Muhajir/detikcom
Pasuruan - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyesalkan aksi anarkis warga di Ponpes Darus Sholihin, Puger, Jember yang memakan korban jiwa. Ia mengimbau masyarakat bisa menahan diri dan tidak terpancing.

“Sebenarnya potensi kerawanan sudah dideteksi dari awal, tapi karena ada yang maksa, akhirnya terjadi,” kata Saifullah Yusuf usai menghadiri Festival Majapahit Internasional di Pandaan, Pasuruan, Rabu (11/9/2013).

"Saya minta masyarakat bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang memperkeruh suasana," imbuh pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Gus Ipul mengatakan, saat ini suasana di Puger sudah kondusif. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengendalikan situasi. Ia menyerahkan pada aparat keamanan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Kejadian ini sangat memprihatinkan dan kita sesalkan. Tentu yang bersalah akan kita sanksi,” pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%