Detik.com News
Detik.com
Rabu, 11/09/2013 01:15 WIB

Wakapolri: Bripka Sukardi Terkena Dua Tembakan

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Wakapolri: Bripka Sukardi Terkena Dua Tembakan
Jakarta - Bripka Sukardi tewas setelah ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Wakapolri Komjen Pol Oegroseno menyebut Sukardi terkena dua tembakan.

"Dia terkena dua tembakan ya, jadi yang satu meleset," ujar Oegroseno saat ditemui di lokasi, Rabu (11/9/2013).

Oegroseno mengatakan pelaku memang melepaskan tiga tembakan, namun hanya dua tembakan yang mengenai Bripka Sukardi. Sukardi tewas setelah peluru menghujam bagian dada dan perutnya.

"Yang kena di bagian dada, sama satu lagi tadi, tapi yang pasti di bagian badan," jelasnya.

Tiga selongsong peluru ditemukan di sekitar jenazah Bripka Sukardi. Peluru itu berjenis sama dengan yang ditemukan pada peristiwa penembakan di Pondok Aren beberapa waktu yang lalu.



Jenazah Bripka Sukardi (Herianto/ detikcom)

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kha/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%