detikcom
Rabu, 11/09/2013 01:15 WIB

Wakapolri: Bripka Sukardi Terkena Dua Tembakan

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - Bripka Sukardi tewas setelah ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Wakapolri Komjen Pol Oegroseno menyebut Sukardi terkena dua tembakan.

"Dia terkena dua tembakan ya, jadi yang satu meleset," ujar Oegroseno saat ditemui di lokasi, Rabu (11/9/2013).

Oegroseno mengatakan pelaku memang melepaskan tiga tembakan, namun hanya dua tembakan yang mengenai Bripka Sukardi. Sukardi tewas setelah peluru menghujam bagian dada dan perutnya.

"Yang kena di bagian dada, sama satu lagi tadi, tapi yang pasti di bagian badan," jelasnya.

Tiga selongsong peluru ditemukan di sekitar jenazah Bripka Sukardi. Peluru itu berjenis sama dengan yang ditemukan pada peristiwa penembakan di Pondok Aren beberapa waktu yang lalu.



Jenazah Bripka Sukardi (Herianto/ detikcom)

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(kha/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%