Detik.com News
Detik.com
Rabu, 11/09/2013 01:15 WIB

Wakapolri: Bripka Sukardi Terkena Dua Tembakan

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Wakapolri: Bripka Sukardi Terkena Dua Tembakan
Jakarta - Bripka Sukardi tewas setelah ditembak orang tak dikenal di depan Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta. Wakapolri Komjen Pol Oegroseno menyebut Sukardi terkena dua tembakan.

"Dia terkena dua tembakan ya, jadi yang satu meleset," ujar Oegroseno saat ditemui di lokasi, Rabu (11/9/2013).

Oegroseno mengatakan pelaku memang melepaskan tiga tembakan, namun hanya dua tembakan yang mengenai Bripka Sukardi. Sukardi tewas setelah peluru menghujam bagian dada dan perutnya.

"Yang kena di bagian dada, sama satu lagi tadi, tapi yang pasti di bagian badan," jelasnya.

Tiga selongsong peluru ditemukan di sekitar jenazah Bripka Sukardi. Peluru itu berjenis sama dengan yang ditemukan pada peristiwa penembakan di Pondok Aren beberapa waktu yang lalu.



Jenazah Bripka Sukardi (Herianto/ detikcom)

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kha/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%