detikcom
Senin, 09/09/2013 11:09 WIB

Pasca Operasi, Kabar Dul Belum Diketahui

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jakarta - Putra musisi Ahmad Dhani yang juga pengemudi Lancer Evolution 2000 cc, AQJ alias Dul (13) telah menjalani serangkaian operasi kemarin. Hingga saat ini belum ada kabar, baik dari pihak RS Pondok Indah maupun keluarganya terkait kondisi Dul.

Pantauan di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2013), orang tua Dul belum terlihat. Pukul 09.40 WIB, salah seorang kakak Dul, El nampak menaiki lift bersama rekannya.

"Nanti saja..nanti saja, kita mau ke atas," ujar temannya saat El ditanyai wartawan.

El mengenakan kaos putih bergambar grup musik legendaris, The Beatles dan celana pendek. Raut mukanya lesu dan menunduk tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Seorang ibu yang hendak menjenguk anaknya yang sedang dirawat, menyebutkan jika Dul kemungkinan dirawat di ruang perawatan lantai 5. Sebab, keluarga Dul termasuk Ahmad Dhani sering terlihat di lantai tersebut. Ruangan tersebut sangat tertutup dan hanya bisa diakses pihak RS serta keluarga pasien.

Pukul 09.50 WIB datang mobil Toyota Alphard hitam bernopol B 1 RCR berstiker 'Republik Cinta'. Namun mobil tersebut tidak jadi menurunkan penumpang di lobby utama.

Setelah kecelakaan, Dul sempat dilarikan ke RS Meilia Cibubur. Namun pada Minggu (8/9) pagi, Dul dirujuk ke RS Pondok Indah. Selain patah tulang, Dul juga mengalami pendarahan di ususnya akibat kecelakaan maut tersebut. Dul menjalani operasi di RS Pondok Indah kemarin.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bpn/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%