Selasa, 03/09/2013 03:24 WIB

Gubernur Bali: Ajang Miss World Tak Umbar Aurat

Gede Suardana - detikNews
Denpasar, - Kontes kecantikan Miss World yang akan digelar di Bali mendapat penolakan dari beberapa pihak. Gubernur Bali Made Mangku Pastika meyakinkan ajang ini tak mengumbar aurat bahkan akan mengikuti adat dan budaya Bali.

"Kenapa Miss World dipersoalkan. Apa yang salah. Miss World juga akan mempromosikan Bali. Mereka juga akan mengikuti adat dan kebudayaan, etika, tata cara, tradisi Bali," kata Pastika di Kantor Gubernur Bali, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Senin (2/9/2013).

Diketahui, beberapa ormas, seperti Front Pembela Islam (FPI) yang berencana menggagalkan kontes Miss World di Bali. Sikap mereka mendapat reaksi dari Pastika.

"Alasannya apa, keberatannya dimana?. Miss World tidak mempertontonkan porno aksi," katanya.

Ia menganalogikan jika peserta Miss World dari belahan dunia sama dengan wisatawan lainnya yang datang dan berkonferensi ke Bali. Kontes kecantikan juga mendatangkan keuntungan ekonomi bagi Bali maupun Indonesia.

"Miss World tidak merugikan bagi Bali dan Indonesia. Bahkan, event ini mendatangkan keuntungan karena menjadi bahan promosi gratis dan keuntungan ekonomi dari sisi promosi wisata," tegasnya.

Sementara itu, Kepolisian Bali akan menjaga ajang kontes kecantikan ini. Sebanyak 256 personel dikerahkan untuk mengamankan Miss World 2013 yang digelar di kawasan wisata Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gds/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%