Senin, 02/09/2013 15:23 WIB

Konvensi Capres PD Dinilai Sulit Lahirkan 'Penakluk' Jokowi

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Komite konvensi capres PD bermimpi konvensi akan melahirkan tokoh sekaliber bahkan mampu menumbangkan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Mampukah konvensi melahirkan tokoh 'penakluk' Jokowi?

"Saya kira nggaklah, berat," kata pengamat politik UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto, kepada detikcom, Senin (2/9/2013).

Memang 11 peserta konvensi capres PD telah ditetapkan. Namun nama-nama peserta konvensi capres PD dinilai belum cukup menjual elektabilitasnya.

"Soal nama sih saya melihat flat, tidak terlampau menarik. Ada Pramono Edhie, Anies, saya kira nama-nama yang sudah ada, publik sudah tahu dan tidak ada nama baru. Mungkin Anies Baswedan saja yang masih terdengar baru," katanya.

Tujuan konvensi capres PD, menurut Gun, sudah semakin terlihat hanya untuk mendongkrak elektabilitas PD.

"Konvensi ini diorientasikan lebih untuk menyelamatkan PD. Jadi mengatrol sesuai target sampai 15%," pungkasnya.

Berikut 11 peserta konvensi yang akan bertarung menjadi capres Demokrat adalah:

1. Ali Masykur Musa
2. Anies Rasyid Baswedan
3. Dahlan Iskan
4. Dino Patti Jalal
5. Endriartono Sutanto
6. Gita Wirjawan
7. Hayono Isman
8. Irman Gusman
9. Marzuki Alie
10. Pramono Edhie Wibowo
11. Sinyo Harry Sarundajang


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%