Detik.com News
Detik.com
Jumat, 30/08/2013 00:43 WIB

3 Truk Besar Kecelakaan, Lalin Tol Slipi Padat

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Dua truk Fuso dan satu truk Hino terlibat kecelakaan di KM 12+200 Tol Slipi ke arah Grogol. Akibatnya, hanya satu dari tiga jalur yang bisa dilintasi para pengguna tol lainnya.

"Hanya lajur paling kanan yang bisa digunakan," kata petugas Jasa Marga bernama Tanael kepada detikcom, Jumat (30/8/2013) dini hari.

Truk Fuso bernopol B 9919 XBZ dan BH 8775 HL tersebut bertabrakan sehingga menjadi beruntun dan melibatkan truk Hino bernopol BG 8947 UR. Namun tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan yang diduga disebabkan kurangnya antisipasi dari salah satu sopir.

"Kejadiannya sekitar pukul 23.45 WIB tadi. Kepadatan sudah satu kilometer menjelang lokasi, masih proses evakuasi sekarang. Petugas sudah turun untuk mengurai kepadatan," ujar Tanael.

Sementara itu, di KM 23+600 Tol Fatmawati ke arah Kampung Rambutan juga terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan. Kecelakaan yang diduga tabrakan beruntun ini tidak menimbulkan korban jiwa dan sudah selesai ditangani petugas.

"Arus lalu lintas sekitar lokasi di Tol Fatmawati sudah berangsur normal," tutup Tanael.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%