Selasa, 27/08/2013 10:24 WIB

Ini Agenda Rakernas PDIP September Mendatang, Bahas Pencapresan Jokowi?

M Iqbal - detikNews
Jakarta - PDIP akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) menghadapi Pemilu 2014 pada 6 September. Setidaknya ada 3 agenda yang akan dibahas dalam rapat konsolidasi PDIP se-Indonesia itu. Apa saja?

"Agenda Rakernas berkonsentrasi pertama, pada upaya memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) guna memenuhi prasyarat pemenangan Pemilu Presiden (Pilpres)," kata Wasekjen PDIP Hasto Kristianto dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (27/8/2013).

Kedua, mengkonsolidasikan seluruh jajaran partai untuk mendorong sinergi 3 pilar partai yaitu eksekutif, legislatif dan struktural partai.

"Ketiga, mempersiapkan konsepsi penyelenggaraan pemerintahan ke depan. Rakernas yang memiliki bobot politik yang tinggi tentu saja juga akan membahas dinamika politik nasional dan internasional," tutur Hasto.

Sementara itu, Wakil Ketua Bappilu PDIP TB Hasanuddin sebelumnya menyatakan Rakernas juga akan membahas dinamika pencapresan. Terutama nasib Joko Widodo yang makin menguat sebagai kandidat capres di berbagai survei nasional.

"Kita akan Rakernas 6 September, nanti akan dibahas semuanya termasuk soal capres. Apakah Jokowi jadi capres atau tidak, kalau jadi seperti apa, lalu bagaimana kita menghitungnya?," kata TB Hasanuddin, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/8).


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%