Detik.com News
Detik.com

Selasa, 27/08/2013 09:18 WIB

Perakit Senjata Api Ilegal di Cipacing Didanai Kimlay

Mei Amelia R - detikNews
Perakit Senjata Api Ilegal di Cipacing Didanai Kimlay
Jakarta - Oknum pengrajin senapan angin di kawasan Cipacing, Sumedang, Jawa Barat disinyalir kerap menerima pesanan untuk merakit senjata api ilegal. Mereka berani melakukan hal itu lantaran mendapat support dana dari seseorang bernama Kimlay.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, Kimlay sering meminta kepada oknum pengrajin senapan angin untuk memodifikasi airsoft gun menjadi senjata api. Salah satunya kepada tersangka BS (46).

"Kimlay ini yang mendanai beberapa pengrajin senapa angin untuk membuat senjata api ilegal," kata Herry, Senin (26/8/2013) malam.

Sebagai modalnya, Kimlay memberikan mesin bubut kepada tersangka BS. Ini dilakukan Kimlay agar ia bisa menyuruh BS untuk membuat senjata api ilegal atau memodifikasi airsotf gun menjadi senjata api. Yang mana, kerangka mesin dalaman senjata api ini dipadukan dengan casing airsoft gun agar sehingga bentuknya lebih sempurna.

"Mereka menyebutnya di-kanibal," kata Herry.

Polisi masih menelusuri dari mana laras senjata api tersebut diperoleh para tersangka. Saat ini, Kimlay madih diburu aparat kepolisian.

Selain meminta kepada tersangka BS, Kimlay juga kerap meminta tersangka AB alias Barkah, untuk mengerjakan modifikasi senjata tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%