detikcom

Minggu, 25/08/2013 15:55 WIB

Jadi Imam Besar, Rizieq akan Cari Ketum Baru FPI

Danu Damarjati - detikNews
Habib Rizieq (Foto: Danu D/detik)
Jakarta - Posisi Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) masih kosong sejak ditinggalkan Habib Rizieq yang didaulat jadi imam besar. Rizieq akan memutuskan siapa yang akan menjadi ketum baru FPI.

"Belum (pengisi posisi Ketua Umum FPI), kita ada waktu jeda tiga bulan. Termasuk untuk penyusunan kepengurusan periode 2013- 2020 untuk DPP FPI," kata Wakil Sekjen FPI Abdul Fatah di Markas Besar FPI, Jl Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013).

Rizieq memiliki wewenang penuh untuk memilih ketum baru. Selain itu dia juga berwenang memilih dewan syura sebagai pengurus operasional dan dewan tanfidzi.

Lalu siapa kandidat Ketua Umum? "Yang dibawah Habib Rizieq. Ada ustaz Munarman, Habib Husein, Habib Abdurahman Barega di Jatim, kyai Zaini dari Bogor. Kemudian Sekjen Sobri Lubis, kemudian ada saya, kemudian Kyai Awid Masyuri," papar Abdul.

Meski begitu, kewenangan penuh yang dimiliki imam besar tidak mutlak. Abdul menolak jika dikatakan pemilihan ketua umum mengikuti gaya demokrasi, meski dilakukan dengan cara musyawarah.

"Tapi imam besar juga meminta pertimbangan. Tapi ini musyawarah, bukan demokrasi. Kalau demokrasi kan suara seseorang sama kyai kan jadi sama," pungkasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(dnu/fdn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%