detikcom
Rabu, 21/08/2013 07:31 WIB

Jokowi Akan Jadikan Waduk Ria Rio Hutan Kota dan Pengendali Banjir

Ray Jordan - detikNews
Ilustrasi
Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengubah lokasi Waduk Ria Rio menjadi hutan kota. Selain itu, lokasi ini juga akan dijadikan sebagai wilayah pengendali banjir.

"Kita akan jadikan Ria Rio jadi hutan kota, tingkat kerimbunanannya lebih tinggi," ujar Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Budi Karya saat dihubungi detikcom, Rabu (21/8/2013).

PT Jakpro adalah pihak yang dipercaya Pemprov DKI Jakarta untuk membangun revitalisasi Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio.

Budi mengatakan, selain hutan kota, lokasi Ria Rio juga akan dijadikan sebagai kawasan pengendali banjir. Karena sebagian besar lahannya merupakan waduk. "Ada 9 hektare untuk menampung air," kata Budi.

Tak hanya itu, lanjut Budi, Gubernur DKI Jakarta juga menginginkan agar Ria Rio menjadi ruang interaksi warga. nantinya akan didirikan gedung serbaguna di lokasi tersebut.

"Pak Gubernur ingin ada gedung serbaguna sebagai ruang interaksi warga. Nantinya bisa dipakai untuk berbagai jenis kegiatan," kata Budi.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(jor/iqb)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%