Detik.com News
Detik.com

Senin, 19/08/2013 09:43 WIB

KPK Periksa Setya Novanto Sebagai Saksi Rusli Zainal

Fajar Pratama - detikNews
KPK Periksa Setya Novanto Sebagai Saksi Rusli Zainal Setya Novanto/dok detikcom
Jakarta - KPK memanggil Bendahara Umum Golkar Setya Novanto. Pria yang juga merupakan ketua Fraksi Golkar DPR ini diperiksa sebagai saksi untuk Rusli Zainal, Gubernur Riau nonaktif yang menjadi tersangka kasus PON.

Setya sudah hadir di kantor KPK sebelum pukul 08.45 WIB. Mengenakan kemeja warna biru, Setya duduk di pojok ruang tunggu.

Koordinator Divisi Hukum Golkar Rudi Alfonso mendampingi Setya dalam pemeriksaan ini. Rudi menyatakan Setya diperiksa untuk Rusli Zainal.

"Pak Setya datang memenuhi panggilan, sebagai saksi untuk Pak Rusli," ujar Rudi di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/8/2013).

Menurut Rudi, pemanggilan Setya ini terkait dengan upaya melengkapi berkas penyidikan Rusli yang tengah dilakukan KPK. "Karena Pak Rusli kan mau pelengkapan berkas juga," kata Rudi.

Rusli Zainal kini menjadi penghuni rutan KPK. Dia dijerat dengan pasal melakukan korupsi pengesahan bagan kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada tanaman industri Pelalawan, Riau, pada 2001-2006.

Rusli juga disangka menerima suap dan melakukan suap terkait revisi pembahasan Perda Nomor 6 Tahun 2010 terkait pembangunan venue lapangan tembak PON 2012 di Riau.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
MustRead close