Senin, 19/08/2013 08:46 WIB

Teror Polisi, Kriminolog: Ada Kelompok yang Ingin Perlihatkan Eksistensi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Foto: Olah TKP Penembakan Polisi di Pondok Aren
Jakarta - Rentetan penembakan terhadap anggota kepolisian beberapa pekan terakhir masih belum menemui titik terang mengenai motif pelakunya. Kejadian ini memunculkan teror di lingkungan kepolisian.

"Ada kelompok tertentu yang ingin menunjukan eksistensinya, mereka ingin menunjukan bahwa mereka memiliki kekuatan dan tidak dapat dipandang sebelah mata," papar Sosiolog Kriminalitas UGM, Suprapto saat dihubungi detikcom, Minggu (18/8/2013).

Selain itu menurutnya terjadi perubahan tren penyerangan terhadap polisi dari yang sebelumnya berbentuk pengeboman di kantor polisi menjadi penembakan terhadap anggota kepolisian. Perlu dikaji secara mendalam apakah terdapat keterkaitan antara keduanya.

"Nah kalau yang saya perhatikan kelompok penembak polisi ini adalah kelompok yang berbeda dari pengeboman pos polisi," imbuhnya.

Mengenai lokasi penembakan yang belakangan ini sering terjadi di wilayah Tangerang Ia menyatakan hal tersebut karena wilayah Tangerang dekat dengan Jakarta. Selain itu hal ini juga disebabkan sebagian kegiatan masyarakat ibukota telah bergeser ke Tangerang.

"Kepolisian terlihat lengah di Tangerang dibandingkan di Jakarta, jadi sebaiknya kepolisian juga melakukan pembenahan internal untuk mengatasi masalah ini. Tangerang itu kan wilayah daerah tapi posisinya sangat berdekatan dengan Jakarta," pungkasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bpn/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%