detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 19/08/2013 08:46 WIB

Teror Polisi, Kriminolog: Ada Kelompok yang Ingin Perlihatkan Eksistensi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Foto: Olah TKP Penembakan Polisi di Pondok Aren
Jakarta - Rentetan penembakan terhadap anggota kepolisian beberapa pekan terakhir masih belum menemui titik terang mengenai motif pelakunya. Kejadian ini memunculkan teror di lingkungan kepolisian.

"Ada kelompok tertentu yang ingin menunjukan eksistensinya, mereka ingin menunjukan bahwa mereka memiliki kekuatan dan tidak dapat dipandang sebelah mata," papar Sosiolog Kriminalitas UGM, Suprapto saat dihubungi detikcom, Minggu (18/8/2013).

Selain itu menurutnya terjadi perubahan tren penyerangan terhadap polisi dari yang sebelumnya berbentuk pengeboman di kantor polisi menjadi penembakan terhadap anggota kepolisian. Perlu dikaji secara mendalam apakah terdapat keterkaitan antara keduanya.

"Nah kalau yang saya perhatikan kelompok penembak polisi ini adalah kelompok yang berbeda dari pengeboman pos polisi," imbuhnya.

Mengenai lokasi penembakan yang belakangan ini sering terjadi di wilayah Tangerang Ia menyatakan hal tersebut karena wilayah Tangerang dekat dengan Jakarta. Selain itu hal ini juga disebabkan sebagian kegiatan masyarakat ibukota telah bergeser ke Tangerang.

"Kepolisian terlihat lengah di Tangerang dibandingkan di Jakarta, jadi sebaiknya kepolisian juga melakukan pembenahan internal untuk mengatasi masalah ini. Tangerang itu kan wilayah daerah tapi posisinya sangat berdekatan dengan Jakarta," pungkasnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bpn/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%