Sabtu, 17/08/2013 02:52 WIB

Kejar Pelaku Penembakan, Polisi Amankan Pemilik Warung di Pondok Aren

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Polisi masih mengejar pelaku penembakan dua orang anggota Mapolsek Pondok Aren Tangerang Selatan. Seorang pemilik warung diamankan untuk diperiksa.

Warung tersebut berlokasi di Prigi Baru, Pondok Aren, tak jauh dari lokasi penembakan di Jl Graha Raya. Awalnya anjing pelacak berhenti di warung tersebut. Anggota polisi lantas mendobrak warung tersebut.

Pemilik warung lantas diperiksa oleh anggota kepolisian di tempat. Selama pemeriksaan, anjing terus menggonggong ke arah si pemilik warung. Petugas lantas mengamankan si pemilik warung.

Polisi masih memburu pelaku penembakan dua anggota Mapolres Pondok Aren Bripka Ahmad Maulana dan Aiptu Kus Hendratna. Polisi menyatakan pelaku kabur ke arah Pamulang.

Pelaku yang berjumlah dua orang ini kabur menggunakan motor yang mereka dapatkan dari merampas seorang satpam. Si satpam tengah melintas ketika Bripka Ahmad Maulana yang menggunakan Avanza menabrak motor kedua pelaku.

Bripka Ahmad mengejar pelaku setelah mendapati rekannya Aipda Kus yang tengah berpatroli menggunakan sepeda motor ditembak. Pelaku yang jatuh dari motornya lantas menembak Bripka Ahmad.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(trq/fjr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%