detikcom

Rabu, 14/08/2013 17:29 WIB

Pendukung Morsi Bakar 3 Gereja di Mesir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Kairo, - Mesir memanas! Para pendukung presiden terguling Mohamed Morsi membakar tiga gereja hari ini sebagai pembalasan atas penggulingan Morsi. Aksi pembakaran ini terjadi seiring aparat polisi melancarkan operasi untuk membubarkan para demonstran pro-Morsi di Kairo.

Menurut kantor berita resmi Mesir, MENA seperti dilansir AFP, Rabu (14/8/2013), para penyerang melemparkan bom molotov ke gereja Mar Gergiss di Sohag, kota dengan komunitas Kristen Koptik yang besar. Akibatnya, gereja tersebut hangus terbakar.

Dua gereja lainnya di provinsi El-Menia juga dibakar sekelompok orang. Akibatnya, bangunan kedua gereja tersebut rusak sebagian dibakar api.

Kelompok HAM Koptik, Maspero Youth Union menuding gerakan Ikhwanul Muslimin tengah melancarkan perang pembalasan terhadap warga Kristen di Mesir. Sebabnya, komunitas Kristen Koptik di Mesir telah dituding ikut menyebabkan tergulingnya Morsi.

Jumlah warga Kristen Koptik mencapai sekitar 10 persen dari total populasi Mesir yang berjumlah 84 juta jiwa.

Gereja Koptik telah terang-terangan mendukung penggulingan Morsi oleh militer Mesir pada 3 Juli lalu. Pemimpin gereja Koptik Patriarch Tawadros II tampak berdiri di samping pemimpin militer Jenderal Abdel Fattah al-Sisi saat dirinya mengumumkan kudeta militer tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%
MustRead close