detikcom
Selasa, 06/08/2013 20:21 WIB

DKPP Nonaktifkan 4 Anggota KPU Tangerang, 2 Pasang Cawalkot Lolos

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara kepada ketua dan tiga anggota KPU Kota Tangerang. Dalam putusannya, DKPP juga meloloskan dua pasangan cawalkot yang sebelumnya dinyatakan gagal oleh KPU.

"Para Teradu I, Teradu II, Teradu III, dan Teradu IV terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu," kata ketua majelis DKPP Jimly Asshiddiqie dalam sidang di Gedung DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakpus, Selasa (6/8/2013).

Komisioner KPU Tangerang yang dikenakan sanski adalah Syafril Elain selaku Teradu I, Munadi selaku Teradu II, Adang Suyitno selaku III dan Edy S Hafas, Teradu IV. Mereka diberhentikan DKPP sampai selesainya penetapan calon terpilih Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Tahun 2013.

Putusan DKPP ini buntut dari laporan pasangan Ahmad Marju-Gatot Supriyanto dan pasangan Arif-Sachrudin yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU Tangerang menjadi paslon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Tangerang 2013.

Pasangan Ahmad Marju-Gatot Supriyanto tidak lolos karena dinilai KPU tidak memenuhi syarat, lantaran KPU menerima pergantian dukungan bakal pasangan calon lain dari Partai Hanura. Karena pengalihan dukungan itu, syarat pencalonan pasangan Ahmad-Gatot tidak terpenuhi.

Sedangkan pasangan Arif-Sachrudin melaporkan KPU Tangerang karena dinyatakan gagal sebagai cawalkot karena pasangan ini dinilai tidak menyertakan surat keterangan pemberhentian dari atasan langsung Sachrudin, yaitu Wali Kota Tangerang.

Dalam putusan tersebut, DKPP juga memerintahkan kepada KPU Provinsi Banten agar menindaklanjuti Putusan DKPP ini dengan mengambil alih pelaksanaan tahapan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Tahun 2013.

"DKPP memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk memulihkan dan mengembalikan hak konstitusional Bakal Pasangan H Arief R Wismansyah-H Sachrudin dan Bakal Pasangan Calon H Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto menjadi pasangan calon peserta Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Tahun 2013, dengan tanpa merugikan Pasangan Calon Peserta Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2013 lain yang telah ditetapkan sebelumnya," ucap Jimly.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iqb/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%