detikcom
Selasa, 06/08/2013 10:19 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Polisi: Pelaku Diduga Buntuti Sisca Yofie dari Tempat Kerja

Ferdinan - detikNews
Sisca (Foto: Istimewa)
Jakarta - Polisi menduga Sisca Yofie (30) sudah diikuti pelaku pembunuhan dari tempat kerjanya di PT Verena Multi Finance. Sisca langsung diseret dengan motor ketika tiba di depan rumah kos di Jalan Setra Indah Utara, Bandung.

"Indikasinya dia diikuti dari tempat kerja," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes (Pol) Martinus Sitompul saat dihubungi wartawan, Selasa (6/8/2013).

Korban yang membawa mobil Livina X-Gear sempat turun untuk membuka pagar kos untuk memarkir kendaraannya. "Saat korban turun langsung diambil," terangnya.

Korban diseret dua pelaku menggunakan motor ke dekat lapangan Abra, Jalan Cipedes, Sukajadi. Akibatnya korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh.

Korban yang dibacok di bagian kepala sempat ditolong warga, namun meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. "Pelaku masih dalam penyelidikan," ujarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
27%
Kontra
73%