detikcom
Selasa, 06/08/2013 07:34 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Diseret Motor, Sekujur Tubuh Sisca Yofie Lecet

Ferdinan - detikNews
Petugas menunjukkan baju robek milik Sisca (Foto: Baban G)
Jakarta - Hampir di seluruh tubuh Sisca Yofie penuh dengan luka lecet karena tergerus aspal saat diseret dengan motor. Sisca akhirnya meninggal dunia karena luka bacokan di kepala.

"Luka lecet di seluruh badan dari kaki, bagian depan, punggung dan muka. Di kepala belakang luka bacokan," ujar Rahman, petugas forensik RS Hasan Sadikin Bandung saat dihubungi detikcom, Selasa (6/8/2013).

Saat ini jasad Sisca tengah diautopsi tim forensik RSHS. Autopsi yang dimulai pukul 06.00 WIB dilakukan atas permintaan Polsek Sukajadi. "Autopsi sampai jam 10 nanti," sebutnya.

Kemarin (5/8) malam, petugas kamar mayat sempat menunjukan baju dan celana Sisca yang robek. Baju hitam merk Mississippi berukuran M yang robek di bagian depan. Begitu juga celana panjang hitam berbahan katun yang robek di bagian depan.

Saksi mata bernama Reza mengaku melihat Sisca diseret oleh dua pria yang berboncengan menggunakan motor Suzuki Satria.
Sepenglihatannya korban diseret sepanjang 50 meter. Jarak antara lokasi ditemukannya Sisca dengan kos yang dihuninya sekitar 500 meter.

"Posisinya sebelah kiri motor. Rambutnya dijambak sama yang dibonceng dan motornya ngebut," kata Reza ditemui terpisah.

Jalan yang dilintasi pelaku yakni Jalan Cipedes Tengah, RT 7 RW 1, Kecamatan Sukajadi, merupakan jalan beton dengan sejumlah bagian berlubang.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/dni)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%