Selasa, 06/08/2013 06:59 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Jasad Sisca Yofie Diautopsi di RS Hasan Sadikin

Ferdinan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Baban G (detikcom)
Jakarta - Petugas forensik RS Hasan Sadikin Bandung mengautopsi jasad Sisca Yofie. Sisca dibunuh dengan cara dibacok di kepala setelah lebih dulu diseret dengan motor.

"Masih dilakukan autopsi dari jam 6," kata Rahman, petugas forensik RSHS Bandung saat dihubungi detikcom, Selasa (6/8/2013).

Autopsi dilakukan atas permintaan Polsek Sukajadi, Bandung. "Autopsi sampai jam 10 nanti," ujar Rahman.

Sebelum ditemukan tewas, Sisca diketahui pulang ke kos, tapi anak pemilik kos hanya mendapati mobil Livina X-Gear dengan kondisi pintu kanan terbuka dan mesin menyala.

"Mesin dan lampunya masih menyala, tapi saya lihat Sisca tidak ada," kata Rudi (30), anak pemilik kos yang dihuni Sisca.

Satu gembok di pintu gerbang kos juga sudah terbuka. "Sepertinya dia mau masuk, tapi ada kejadian di sini," imbuhnya.

Tak berapa lama, sekitar 500 meter dari kos, warga menemukan Sisca bersimbah darah di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi sekitar pukul 18.30 WIB. Posisinya dekat Lapangan Abra.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/dni)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%