detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 30/07/2013 10:47 WIB

Ini 12 Nama Calon Hakim Agung yang Lolos ke DPR

Andi Saputra - detikNews
Gedung KY (ari/detikcom)
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) menetapkan 12 peserta lolos tes wawancara calon hakim agung dari 23 peserta. Kesepuluh nama itu selanjutnya akan mengikuti fit and proper test di DPR untuk mememegang palu hakim agung hingga berusia 70 tahun.

"Hanya 12 nama inilah ang terbaik dan dapat diluluskan. Semoga DPR memahami," kata juru bicara KY, Asep Rahmat Fajar kepada wartawan, Selasa (30/7/2013).

Keduabelas nama itu akan diberikan ke pimpinan DPR siang ini. 12 ini menyisihkan 11 lainnya yang ikut seleksi dari awal tahun dengan seleksi berlapis. Selanjutnya KY akan menggelar seleksi periode kedua untuk memilih 3 hakim agung yang akan pensiun di semester kedua pada 2013 ini.

"Pendaftaran periode kedua paling lambat diterima 16 Agustus 2013," ujarnya.

Berikut kedua belas nama-nama tersebut:

1. Arofah Windiani
2. Bambang Edy Sutanto Soedewo
3. Eddy Army
4. Hartono Abdul Murad
5. Heru Iriani
6. Is Sudaryono
7. Manahan M. P. Sitompul
8. Maruap Dohmatiga Pasaribu
9. Mulijanto
10. Sudrajad Dimyati
11. Sumardijatmo
12. Zahrul Rabain


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(asp/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close