detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 28/07/2013 11:06 WIB

Hendak Tawuran Pakai Bom Molotov, 31 Pelajar Diringkus di Tajur Bogor

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi mengamankan 31 pelajar yang hendak tawuran di kawasan Tajur, Bogor, Jawa Barat. Saat diperiksa para pelajar ini membawa bom molotov, celurit dan juga gergaji berukuran besar.

Penangkapan ini dilakukan petugas saat melakukan operasi gabungan di kawasan itu pada Minggu (28/7/2013) pukul 24.00 WIB. Saat itu petugas Polres Bogor sedang melakukan penertiban balapan liar, namun saat operasi digelar mereka menemukan para pelajar ini hendak tawuran.

Informasi dari Polres Bogor menyatakan, para pelajar ini membawa berbagai senjata tajam seperti tiga bilah celurit, dua bilah klewang besar, sebuah bom molotov, empat gir motor yang sudah diikat ke sabut, dua buah gergaji besar, dua buah pelat besi besar. Polisi juga mengamankan 14 unit motor yang digunakan para pelajar yang hendak tawuran ini.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%