Detik.com News
Detik.com
Rabu, 24/07/2013 09:53 WIB

Ini Pengakuan Mengejutkan Model Cantik Simpanan Bandar Narkoba di Cipinang

Septiana Ledysia - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ini Pengakuan Mengejutkan Model Cantik Simpanan Bandar Narkoba di Cipinang
Jakarta - Adalah Vanny Rosyane, perempuan berusia 22 tahun yang membuat pengakuan mengejutkan. Perempuan cantik ini mengaku sebagai simpanan bandar narkoba yang divonis mati atas kepemilikan 1,4 juta ekstasi Freddy Budiman. Mereka berkenalan di penjara.

"Ada teman gue Caca yang ngenalin," cerita Vanny, yang berprofesi sebagai model majalah dewasa, saat ditemui detikcom, Senin (22/7/2013) malam di sebuah cafe di Kemang, Jakarta Selatan.

Perempuan berkulit putih, berambut sebahu dan tinggi 160 cm ini bercerita detil bagaimana hubungannya dengan Freddy. Dia berkenalan dengan Freddy, karena bandar narkoba itu memang tengah mencari perempuan. Salah satu yang dipilih adalah dirinya.

Setelah berkenalan, Vanny mulai kerap datang ke LP Narkoba Cipinang, tempat Freddy ditahan, sejak November 2012. "Setelah dikenalin gue datang. Bang Freddy akhirnya suka sama gue," jelas Vanny.

Vanny datang ke LP Narkoba Cipinang rutin 3 kali seminggu. Kunjungan dilakukan mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. "Di sana ada orangnya abang, yang langsung nganter," imbuh Vanny. Selama bercerita, Vany selalu menyebut Freddy dengan panggilang sayang 'abang'.

Dengan gayanya yang ceplas ceplos dan bahasa yang vulgar, Vanny menceritakan keistimewaan yang diperoleh Freddy di penjara. Di tempat pembinaan yang seharusnya mendapat pembatasan-pembatasan, Freddy malah bebas sekali berbincang dan bercengkerama dengan Vanny. Ada ruangan khusus untuk Freddy.

"Dikasih ruangan khusus sama orang LP. Ada TV, ada sofa, lengkap," terang Vanny yang memakai hak tinggi dan menenteng tas seharga puluhan juta rupiah itu.Next

Halaman 1 2
(ndr/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%