detikcom
Jumat, 19/07/2013 13:17 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrok FPI vs Warga Kendal

Andri Haryanto - detikNews
(Foto: pembaca detikcom Itha)
Jakarta - Polisi sudah menetapkan 3 tersangka dari ricuh Front Pembela Islam (FPI) dengan warga di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah. 1 Tersangka adalah warga dan dua tersangka lainnya adalah anggota FPI.

"Dari peristiwa tersebut, penyidik Polri telah melakukan proses penyidikan satu tersangka atas nama Soni yang telah melakukan pelangaran UU 359 KUHP, dua tersangka lainnya dari rombonan ormas dilakukan lidik kepemilikan sajam. Ada 3 orang yang ditetapkan tersangka," kata Kabagpenum Polri Kombes Agus Rianto.

Hal itu dikatakan Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2013). Tersangka dari anggota FPI yang dijerat kepemilikan senjata tajam, adalah SY dan BA yang masing-masing berusia 22 tahun.

Agus memaparkan kejadian versi FPI, di mana saat itu FPI menuju lokasi yang sering digunakan sebagai tempat maksiat.

"Namun setibanya di lokasi, tempat itu kosong karena sudah di-trantib (Petugas Ketenteraman dan Ketertiban). Dari situlah muncul kemarahan masyarakat dan melakukan tindakan kekerasan dan rombongan massa FPI, Sugeng Budiono dan Yoyok luka-luka akibat pukulan warga masyarakat," jelas Agus.

Sekarang, kondisi di Sukorejo, Kendal sudah kondusif. Kapolda Jawa Tengah dan beberapa pejabat menuju lokasi dan memberikan arahan untuk penanganan lebih lanjut.

"Masyarakat tidak terprovokasi dan tidak mengganggu kesucian bulan Ramadan," tandas dia.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(nwk/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close