Jumat, 19/07/2013 12:25 WIB

Pasca Bentrok Warga vs FPI, Situasi di Sukorejo Kendal Normal

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sukorejo - Pasca bentrokan warga dan anggota FPI, situasi di Sukorejo, Kendal kondusif. Aktivitas warga normal. Sisa kerusakan akibat bentrokan, nyaris tidak terlihat.

Kerumunan warga hanya terjadi saat polisi menggelar olah TKP di SPBU Sapen, Sukorejo, antara pukul 10.45 hingga pukul 11.20 WIB, Jumat (19/7/2013). Jumlahnya tak sampai 100-an orang. Sebagian di antaranya pengguna jalan.

Jalan yang kemarin jadi ajang kejar-kejaran antara warga dan anggota FPI juga lancar. Jalan tersendat hanya terjadi saat polisi selama proses olah TKP.

Bentrokan terjadi, Kamis (18/7/2013) siang. Berdasarkan kesaksian warga, bentrokan berawal dari lokalisasi, kemudian bergeser ke pasar atau terminal, lalu ke sepanjang jalan penghubung Kendal-Temanggung tersebut. Warga marah karena mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga tewas di SPBU Sapen.

Keterangan sedikit berbeda disampaikan polisi. Bentrokan dipicu tabrakan mobil rombongan FPI dengan warga di SPBU. Saat kejadian, FPI tengah konvoi. Saat ini, polisi menetapkan sopir mobil yang menabrak warga dan 2 anggota FPI sebagai tersangka.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%