detikcom
Kamis, 18/07/2013 14:39 WIB

Berkas Lengkap, Wanita Pemotong Kelamin Abdul Segera Disidangkan

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Kasus pemotongan kelamin di Pamulang, Tangerang Selatan, segera disidangkan. Kejaksaan menyatakan berkas yang diserahkan penyidik telah lengkap.

"Berkasnya sudah dinyatakan lengkap (P 21) oleh jaksa. Kemarin sudah diserahkan pihak penyidik ke Kejaksaan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dan sudah diterima," ujar kuasa hukum Abdul Muhyi, Zainal Abidin, ketika dihubungi detikcom, Kamis (18/7/2013).

Zainal mengatakan, tak berapa lama lagi pihak kejaksaan akan memberitahu kapan sidang perdana atas kasus multilasi alat kelamin ini akan digelar. "Hari ini saya akan bertemu dengan pihak dari kejaksaan, kalau memang secepatnya persidangan perdana akan digelar maka akan diberitahu," katanya.

14 Mei lalu NN (22) nekat memotong kelamin Abdul Muhyi (21) lantaran sakit hati karena Abdul menyetubuhinya secara paksa. Abdul mengenal NN lewat telepon 'salah sambung'. Saat ini NN telah ditahan di LP Wanita Tangerang sejak hari Rabu (22/5).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rni/nal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%