Detik.com News
Detik.com
Senin, 15/07/2013 18:14 WIB

Guru SMKN 11 Semarang Demo Minta Kepsek Dicopot karena Dinilai Arogan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Guru SMKN 11 Semarang Demo Minta Kepsek Dicopot karena Dinilai Arogan Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Belasan guru SMKN 11 Semarang berunjuk rasa membawa sejumlah poster. Mereka menuntut agar Kepala SMKN 11, Ahmad Ishom, yang baru menjabat selama 9 bulan agar diturunkan dari jabatannya karena dinilai arogan.

Setelah melangsungkan rapat internal dengan kepala sekolah, belasan guru membentangkan poster-poster bernada desakan agar Ahmad Ishom mundur dari jabatannya.

Mantan Wakil Kepala SMKN 11 Darwito mengatakan pihak guru memang mendukung disiplin guru yang menetapkan agar datang pukul 07.00 dan pulang pukul 14.00 WIB, namun kepala sekolah baru itu menurutnya melakukan tindak represif dengan menahan guru yang terlambat selama 5-10 menit di lapangan parkir.

"Bersama siswa yang terlambat, para guru juga diharuskan salim (jabat tangan) dengan Kepala Sekolah," kata Darwito di SMKN 11 Semarang, Senin (15/7/2013).

Kejadian tersebut tidak hanya terjadi sekali atau dua kali. Bahkan, lanjut Darwito, sikap kepala sekolah itu sama sekali tidak mendukung integritas guru yang melakukan pengayaan pada siswa di luar jam pelajaran.

"Kepala Sekolah hanya melihat kinerja guru dalam rentang pukul 07.00 sampai 14.00," tegasnya.

Salah satu guru yang merasa dirugikan, Stefanus A Djoh, juga merasa resah dengan sikap kepala sekolah yang dianggap arogan. Ia dan 26 lainnya pernah diberi surat peringatan dan skors tidak diperbolehkan mengajar selama beberapa hari karena masalah absen fingerprint.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%