detikcom
Senin, 08/07/2013 15:30 WIB

Ikhwanul Muslimin: 35 Demonstran Ditembak Mati Saat Sedang Salat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Kairo, - Mesir terus bergolak. Korban jiwa pun kembali berjatuhan. Kelompok Ikhwanul Muslimin menyatakan, 35 pendukung presiden terguling Mohamed Morsi tewas ditembak aparat polisi dan tentara Mesir pada Senin subuh waktu setempat. Mereka ditembaki ketika sedang menunaikan salat.

"Para pendukung Morsi sedang salat ketika polisi dan tentara melepaskan peluru dan gas air mata ke mereka. Ini menyebabkan sekitar 35 orang tewas dan angka tersebut kemungkinan akan bertambah," demikian pernyataan Ikhwanul Muslimin seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/7/2013).

Sebelumnya, militer Mesir menyatakan "para teroris bersenjata" mencoba menyerbu markas besar pasukan elit Garda Republik di Kairo, tempat para demonstran Ikhwanul menggelar aksi demo untuk memprotes penggulingan Morsi.

Para demonstran pro-Morsi tersebut telah beberapa hari ini menginap di luar markas besar Garda Republik. Mereka bertekad akan terus menggelar aksi mereka sampai Morsi dikembalikan ke kursi kepresidenan.

Sebelumnya pada Rabu, 3 Juli larut malam waktu setempat, militer Mesir menyatakan berakhirnya kekuasaan Morsi. Jenderal Sisi pun mengumumkan ketua Mahkamah Konstitusi Adly Mansour sebagai presiden sementara.

Sisi juga menyerukan digelarnya kembali pemilihan presiden dan parlemen di Mesir. Pengumuman ini mendapat sambutan meriah sebagian rakyat Mesir di berbagai wilayah. Warga yang berkumpul di jalan-jalan bersorak-sorai dan menggelar pesta kembang api untuk merayakan kejatuhan Morsi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%