Detik.com News
Detik.com
Kamis, 04/07/2013 03:15 WIB

Presiden Mesir Mohamed Morsi Digulingkan

Moksa Hutasoit - detikNews
Presiden Mesir Mohamed Morsi Digulingkan
Kairo - Militer Mesir akhirnya berhasil menggulingkan Presiden Mohamed Morsi. Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir ditunjuk untuk menjadi pemimpin sementara hingga pemilu kembali digelar.

Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Mesir Abdel Fattah al-Sisi seperti dilansir dari AFP, Kamis (4/7/2013). Selain itu, Sisi juga mengumumkan pembekuan konstitusi Islam yang disusun sebelumnya oleh Morsi.

Sisi berharap pemerintahan yang kuat akan segera terbentuk. Pernyataan Sisi juga mendapat dukungan dari pemimpin oposisi Mohamed El Baradei.

"Itu sesuai dengan keinginan masyarakat," kata Baradei.

Sebelumnya, jutaan warga Mesir menuntut Morsi mundur dari jabatannya. Aksi terus berkembang hingga mendapat dukungan militer. Buntutnya, militer pun memberi ultimatum kepada Morsi agar segera mundur.

Namun Morsi menolak. Akhirnya pasukan militer dan tank pun merapat ke arah istana presiden hingga membuat Morsi terkepung.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%