Detik.com News
Detik.com
Minggu, 30/06/2013 15:21 WIB

Keren! Ini Penampilan Jokowi di Jakarnaval 2013

Ferdinan - detikNews
Keren! Ini Penampilan Jokowi di Jakarnaval 2013 Foto: Ferdinan/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tampil beda hari ini. Bila di kesehariannya menggunakan kemeja lengan putih, Jokowi sore ini memakai kostum khusus di Jakarnaval 2013.

"Kostumnya namanya Jokowi," kata Jokowi ditanya kostum yang dikenakan saat keluar dari Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2013).

Tapi Wagub DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak mengenakan kostum khusus. Ahok malah mengenakan kaos putih. Saat ini Jokowi-Ahok berada di luar halaman Balai Kota.

Jakarnaval dibuka dengan Tari Topeng. Ribuan warga pun antusiasi menyaksikan acara dalam rangka HUT DKI Jakarta yang jatuh 22 Juni ini.

Jakarnaval dimulai di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus pada pukul 15.00 WIB. Iring-iringan karnaval yang melibatkan 500 pelajar se-Jakarta akan melintasi Jl MH Thamrin sisi timur dan berakhir di Bundaran HI. Lalu lintas mulai dialihkan pada pukul 14.00 WIB.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%