Warga Jatinegara Antre Pembagian 'Balsem' Sambil Main Blackberry

Warga Jatinegara Antre Pembagian 'Balsem' Sambil Main Blackberry

- detikNews
Rabu, 26 Jun 2013 12:35 WIB
Jakarta - Ratusan warga antre di Kantor Pos Jatinegara untuk mendapatkan 'Balsem' alias Bantuan Langsung Sementara Masyarakat. Sambil menunggu antrean yang mengular sebagian warga memencet-mencet Blackberry dan telepon seluler (ponsel) yang mereka bawa.

Warga dengan sabar menunggu pembagian 'balsem' ini. Pada pukul 10.00 WIB, Rabu (26/6/2013), antrean warga sudah memenuhi hampir setiap sudut kantor Pos Jatinegara ini. Pembagian 'balsem' ini juga membuat lalu lintas dari Jatinegara arah Kampung Melayu tersendat karena penuhnya lokasi parkir kantor pos ini oleh motor para pengambil 'balsem' yang berjumlah Rp 300 ribu itu.

Untuk menunggu antrean yang panjang warga banyak yang duduk-duduk di bagian luar kantor pos tersebut.
Sebagian warga terlihat sibuk dengan BB dan HP mereka. Ada juga warga yang membeli minuman dari penjual yang berjajar di ruas jalan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kantor pos meminta warga mengambil nomor antrean yang diambil di luar gerbang kantor pos untuk mengurangi kepadatan. Warga kemudian duduk di bangku-bangku plastik yang ada di halaman kantor pos tersebut untuk menunggu dipanggil petugas. Hingga pukul 10.00 WIB nomor antrean yang dipanggil sudah mencapai angka 700.

Kebanyakan warga yang mengantre 'balsem' berusia sekitar 30-40 tahun. Ada beberapa wanita yang mengenakan perhiasan saat pengambilan 'balsem' itu. Kebanyakan orangtua membawa anak kecil ke kantor pos itu. Suasana yang pengap dan panas membuat banyak anak kecil menangis.

Komariah (40), salah seorang warga mengeluhkan kurangnya informasi mengenai pembagian 'balsem' ini. Menurutnya pembagian ini seharusnya di kelurahan saja.

"Kemarin saya sudah ke sini tapi ternyata untuk Kelurahan Kayu Manis jadi saya pulang lagi," kata Komariah yang menggendong balita berusia dua tahun ini.

Namun Komariah bersyukur bisa mendapatkan bantuan ini. Karena bisa meringankan beban ekonomi keluarganya. "Luamayan buat beli sembako," kata Komariah yang suaminya pedagang bubur keliling ini.

(nal/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads