Rabu, 26/06/2013 10:55 WIB

Polda Metro Larang Ormas Sweeping Tempat Hiburan Malam Saat Puasa

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya memberikan peringatan keras kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk melakukan aksi sweeping tempat-tempat hiburan malam saat pelaksanaan ibadah puasa mendatang.

"Iya (kita larang), jangan ada yang main hakim sendiri. Kita harapkan tidak ada sweeping dari ormas manapun terhadap tempat hiburan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/6/2013).

Rikwanto mengatakan, Ormas diharapkan melaporkan ke pihak kepolisian bila menemukan atau mendapat informasi adanya tempat hiburan yang buka saat bulan puasa.

"Tetapi bila ada tempat hiburan yang melanggar silakan informasikan ke kepolisian, nanti kita tindaklanjuti," kata Rikwanto.

Terkait ketentuan operasional tempat hiburan malam pada bulan puasa, Rikwanto mengatakan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta telah menerapkan aturan tertentu.

"Manakala Pemda buat aturan ketentuan buka sampai jam berapa, sajiannya apa, ini ditentukan Pemda," kata dia.

Ia juga berharap agar pengusaha tempat-tempat hiburan mematuhi ketentuan tersebut. "Kalau sudah ditentukan patuhi ketentuan itu," kata dia.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mpr/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%