detikcom
Kamis, 20/06/2013 09:03 WIB

Sidang Kasus Cebongan

12 Prajurit Kopassus Berbaret Merah Tiba Dilmil Yogya

Edzan Raharjo - detikNews
Ruang sidang dipenuhi pengunjung/Bagus-detikcom
Bantul - 12 Prajurit Kopassus terdakwa penyerangan LP Cebongan telah tiba di tempat sidang di Pengadilan Militer (Dilmil) Yogyakarta. Mereka tiba sekitar pukul 08.40 dengan pengawalan ketat Polisi Militer.

12 Anggota Kopassus tersebut dibawa dengan mobil tahanan militer. Mereka keluar dari mobil tahanan dengan pakaian lengkap komplet dengan baret merah, dan langsung masuk ruang sidang.

Di dalam ruang sidang sendiri sudah penuh pengunjung dan aparat keamanan. Dan di pintu masuk ruang sidang dijaga 2 anggota PM.

Di luar gedung, telah disiagakan mobil barracuda, mobil Gegana dan kendaraan taktis.

12 Anggota Kopassus Grup-2 Kandang Menjangan, Kartasura, menyerang LP Cebongan di Sleman pada bulan Maret 2013 dan menewaskan 4 tahanan. Keempat tahanan itu diduga terlibat penganiayaan dan pembunuhan terhadap prajurit Kopassus di Hugo's Cafe di Yogya. Penyerangan dilandasi oleh rasa solidaritas dan 'jiwa korsa' yang keliru.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrl/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%