Detik.com News
Detik.com

Rabu, 19/06/2013 01:22 WIB

Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Mahasiswa melakukan perusakan (Robert/detikcom)
Samarinda, - Mahasiswa di Samarinda, Kaltim, yang berdemonstrasi menolak kenaikan harga BBM bentrok dengan polisi. Upaya polisi membubarkan paksa mendapatkan perlawanan mahasiswa dengan melempar batu dan bom molotov.

Bentrok terjadi sekitar pukul 23.20 WITA saat mahasiswa memblokir Jl M Yamin, depan pusat perbelanjaan Samarinda Square. 200 aparat kepolisian dari Polresta Samarinda dilengkapi peralatan anti huru hara dan dipimpin langsung Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso, berupaya membubarkan paksa mahasiswa.

Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga dilengkapi senjata gas air mata, memukul mundur mahasiswa hingga masuk ke dalam area kampus Universitas Mulawarman yang berjarak sekitar 300 meter dari depan pusat perbelanjaan tersebut. Tiga unit kendaraan water canon turut mengejar mahasiswa.

"Atas nama undang-undang, unjukrasa anda telah melanggar undang-undang karena telah mengganggu ketertiban umum," tegas Arief kepada mahasiswa saat berada di atas kendaraan water canon.

Meski berhasil memaksa mahasiswa masuk ke dalam kampus Universitas Mulawarman, polisian tetap mendapatkan perlawanan. Saling lempar batu pun tidak terhindarkan.

Bahkan beberapa mahasiswa melemparkan bom molotov ke arah aparat kepolisian di depan jalan masuk kampus. Kepolisian pun membalas dengan tembakan gas air mata beberapa kali sehingga membuat mahasiwa lari kocar kacir.

Hujan batu berlangsung sekitar 30 menit. Ratusan aparat kepolisian akhirnya mulai melunak dengan menarik diri perlahan dari pandangan mahasiswa sekitar pukul 00.15 WITA, meski terus mendapat lemparan batu dan bom molotov. Meski begitu, kepolisian tetap memilih untuk tidak meladeni aksi brutal mahasiswa.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%