Detik.com News
Detik.com
Selasa, 18/06/2013 02:15 WIB

Waria Ditemukan Tewas Mengenaskan Dalam Salonnya di Kotamobagu

Asrar Yusuf - detikNews
Manado - Abdullah Basalamah alias Ayu (47), ditemukan tewas di dalam salonnya di Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, Manado, Sulawesi Utara. Waria yang pernah menghina Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini tewas mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat lakban, Senin (17/6/2013).

"Sedang dalam penyelidikan, kami akan berusaha untuk mengungkap kasus pembunuhan ini," kata Kapolres Bolaang Mongondow (Bolmong) AKBP Hisar Siallagan, Senin (17/6/2013) malam.

Menurutnya, jasad korban akan dioutopsi untuk mencari tahu penyebab kematiannya. "Kami akan berusaha semaksimal mungkin, mudah-mudahan cepat terungkap," katanya lagi.

Informasi yang dihimpun, jasad Ayu ditemukan adiknya, Fat Basalamah yang datang ke salon bersama anaknya Indriana Paputungan, sekitar pukul 14.00 WITA. Adik Korban curiga kakaknya tidak membuka salon, meski hari sudah menjelang sore.

Keduanya lalu menemukan korban tergeletak di sofa dengan keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Tangan kakinya terikat lakban putih dengan mulut dibekap. Ada luka sobek bekas hantaman benda tumpul di kepala bagian belakang serta mata kiri lebam.

Diketahui, Ayu Basalamah saat ini tengah menjalani proses hukum terkait penganiayaan yang dialaminya beberapa waktu lalu. Ayu melaporkan sejumlah oknum pejabat daerah dan oknum kepolisian ke Polres Bolmong dengan nomor : LP/323/III/2013/Res-BM tertanggal 25 Maret 2013.

Dalam laporan tersebut, Ayu menyebut pelaku penganiaya dirinya diduga kuat dilakukan Ajudan Bupati dan sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Boltim Sulut karena telah menghina bupati Boltim, Sehan Landjar melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM).

Ayu terlanjur kecewa karena bupati Boltim, dianggap ingkar janji tidak memberikan pulsa gratis kepada warga Boltim yang mendukung Novia Bachmid (Novi), kontestan Idola Cilik di salah satu stasiun TV swasta.

Namun, karena merasa khilaf, Ayu lalu mendatangi rumah dinas bupati untuk meminta maaf. Permintaan maaf itu pun kemudian diterima bupati. Namun disaat akan kembali pulang, Ayu diantar sejumlah oknum Pol PP dan oknum ajudan bupati dan terjadi penganiayaan tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/jor)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%