detikcom

Senin, 17/06/2013 13:25 WIB

Menkokesra: Penerima KPS adalah Penerima BLSM

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Pemerintah Pemerintah meluncurkan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) menggantikan kupon pengambilan beras untuk warga miskin (Raskin). Kartu ini juga merupakan bagian program Bantuan Langsung Sosial Mandiri (BLSM) dengan total anggaran sekitar Rp 28 triliun.

"Kategorinya sama yaitu penerima raskin adalah penerima BLSM," ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono di Kantor Kemenkokesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2013).

Program BLSM ini akan dilaksanakan selama 4 bulan. Menurut Agung, ada sekitar 15 juta warga yang akan menjadi sasaran dari KPS tersebut.

"Cukup menunjukkan kartunya ke kantor pos terdekat. Kalau kantor posnya jauh dari komunitas maka kantor posnya yang akan mendekat," terangnya.

"Tadinya kita usulkan 6 bulan tapi ditolak oleh DPR. Mungkin karena asumsinya soal politik," imbuhnya.

Tidak hanya untuk BLSM, KPS juga diperuntukkan untuk program-program pemerintah yang pro rakyat dengan anggaran sekitar Rp 28 triliun yang diambil dari pengurangan subsidi BBM. Data warga miskin diperoleh dari data BPS yang telah diperbaharui.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%