detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 14:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 15/06/2013 14:04 WIB

Kekasih Sopir Mobil ATM yang Tertembak Polisi di Semarang Histeris

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Angling/detikcom
Semarang - Seorang wanita berbusana serba hitam tiba-tiba terjatuh di depan rumah Nuki Nugroho (25), sopir mobil pengisi uang ATM yang tertembak oknum anggota polisi di Semarang. Wanita tersebut terjatuh dan menangis histeris sambil berteriak.

"Kenapa kamu ninggal aku, cinta? Kenapa?" teriak wanita tersebut di depan rumah korban, Jl Lamper Mijen RT 03 RW 05 Kelurahan Lamper Tengah, Semarang Selatan, Sabtu (15/6/2013).

Menurut para tetangga, wanita tersebut bernama Dewi, kekasih Nuki. Sejak tiba di rumah duka, Dewi terus menangis histeris. Ia digotong oleh warga dan petugas kepolisian yang berada di sana.

Selain Dewi, sejumlah keluarga dan tetangga juga terlihat menangis di dalam rumah korban. Karangan bunga yang dikirim oleh Kapolrestabes Semarang juga nampak menghiasi rumah duka.

Dari informasi yang diperoleh, korban tertembak saat berada di dalam ruang istirahat kantor perusahaan pengisi uang ATM PT TAG, Jl Guntur, Semarang, sekitar pukul 02.30 WIB oleh oknum polisi Shabara Polrestabes Semarang, Briptu PRY.

"Katanya saat lagi bercanda," ujar Muryanto (63), ayah korban.

Nuki meninggal sekitar pukul 04.30 di RS Kariadi setelah sempat dirawat dalam kondisi kritis. Belum ada statemen resmi dari pihak polisi, begitupun dari tempat korban bekerja terkait peristiwa tersebut. Saat ini jenazah korban masih diautopsi di RS Kariadi Semarang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(alg/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%