Sabtu, 15/06/2013 10:13 WIB

Bercanda, Sopir Mobil ATM Tertembak Polisi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
TKP penembakan/detikcom
Semarang - Seorang sopir PT Tunas Artha Gardatama (TAG), perusahaan pengisian uang ATM yang berlokasi di Jl Guntur, Semarang, tertembak di bagian belakang kepala oleh oknum polisi. Korban bernama Nuki Nugroho (25) itu langsung dilarikan ke RS Elizabeth karena peluru menembus kepalanya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari tadi di ruang istirahat kantor PT TAG. Dari informasi yang dihimpun korban tidak sengaja tertembak oleh oknum polisi Shabara Polrestabes Semarang Briptu PRY saat mereka sedang bercanda.

"Ini tidak sengaja, di dalam tadi. Tembus dari belakang kepala sampai depan," kata seorang petugas keamanan di Jl Guntur no 26, Gajah Mungkur, Semarang, Sabtu (15/6/2013).

Dalam kejadian itu, Nuki tertembak di bagian belakang kepala hingga tertembus dekat pelipis sebelah kanan. Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban yang berada di lokasi langsung melarikannya ke RS Elizabeth.

"Tadi di sini heboh sekali. Langsung dibawa ke rumah sakit," kata petugas keamanan itu.

Briptu PRY berada di perusahaan itu karena sedang bertugas mengawal. "Memang biasanya di sini ada pengawalan polisi," imbuhnya.

Belum ada informasi resmi dari kepolisian terkait kronologi peristiwa tersebut, dari informasi yang dihimpun korban dirujuk ke RS Kariadi Semarang untuk penanganan intensif.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%