Sabtu, 15/06/2013 00:23 WIB

Warga Jombang Tangkap Seekor Babi Ngepet

Tamam Mubarok - detikNews
babi ngepet yang ditangkap warga (Tamam/detikcom)
Jombang, - Seekor babi berkulit hitam menggemparkan warga Desa/Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang, Jumat (14/6) malam. Warga menduga babi tersebut adalah jelmaan manusia atau babi ngepet yang hendak mencuri.

Menurut Hamam (27) warga setempat, babi tersebut awalnya diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Hewan ini masuk kampung membuat warga ketakutan. Para pemuda di kampung ini memutuskan untuk memburunya.

Selang beberapa saat kemudian, babi tersebut berhasil ditangkap di semak-semak. Warga mengurungnya di dalam kerangkeng yang terbuat dari besi. Bahkan seorang paranormal melakukan ritual karena menganggap babi tersebut adalah jelmaan manusia atau babi ngepet.

"Warga ketakutan babi itu. Banyak yang menduga babi itu adalah jelmaan manusia atau babi ngepet yang hendak mencuri harta benda," kata Hamam saat dihubungi detikcom.

Menurut Hamam, ada yang unik dari babi ini. Tak seperti biasanya, tubuh hewan ini agak panjang dan hidungnya lebih menjorok ke kedepan. Selain itu warga menangkapnya dengan sangat mudah di tempat gelap.

"Biasanya babi susah ditangkap. Apalagi di tempat gelap larinya biasanya kencang," ungkapnya.

Ratusan warga yang mendengar kabar itu, dibuat penasaran. Mereka tumplek di lokasi untuk melihat langsung wujud babi ini. Beberapa anggota kepolisian setempat juga telah berada di lokasi untuk mengamankan babi ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%