Rabu, 12/06/2013 14:50 WIB

WN Skotlandia Diculik di Aceh Timur, Polri: Pelaku 4 Orang, Masih Diburu

Rini Friastuti - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Jakarta - Seorang pekerja asal Skotlandia diculik kelompok bersenjata di Aceh Timur, Aceh. Polisi menduga pelaku berjumlah 4 orang. Keberadaan mereka masih diburu.

"Kemarin memang tanggal 11 Juni sekira pukul 14.30 WIB, ada laporan ke Polres Aceh Timur terkait dengan dugaan terjadinya penculikan kepada seorang WNA atas nama Malcom Primor (60)," ujar Kabagpenum Humas Mabes Polri, Kombes Agus di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (12/6/2013).

Malcolm merupakan karyawan perusahaan tambang Medconiment E&P Melaka. Dia diculik saat menuju ke lokasi tempatnya bekerja. "Diperkirakan dilakukan sekitar 4 orang dengan senjata," kata Agus.

Kawanan bersenjata menghentikan mobil yang dikendarai oleh sopir Malcolm dan memaksa sang sopir untuk keluar. Sementara Malcolm dan mobilnya dilarikan penculik tersebut.

"Jadi sopirnya diturunkan, kemudian mobilnya dibawa," sambung Agus.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan akan terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. "Kita belum tahu, nanti kita tunggu perkembangan dari sana. Namun, kita tetap melakukan pengungkapan kasusnya," jelasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rni/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%