detikcom

Minggu, 09/06/2013 11:23 WIB

Upacara Pemakaman Dimulai, Riwayat Hidup Taufiq Dibacakan

Siti Aisyah - detikNews
Jakarta - Upacara pemakaman Taufiq Kiemas dimulai. Agenda pertama adalah pembacaan riwayat hidup suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tersebut.

Riwayat hidup dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Benny Indra Pujihastono di TMP Kalibata, Jaksel, Minggu (9/6/2013). Hadir dalam upacara itu, seluruh pejabat negara, mulai dari Presiden SBY, Wapres Boediono dan tokoh lainnya.

Benny menyampaikan perjalanan karier politik Taufiq mulai sejak aktif di HMI, GMNI hingga jadi politikus senior PDIP. Latar belakang keluarga pria berusia 70 tahun itu pun disampaikan.

Tak lupa, tanda jasa dan bintang kehormatan yang pernah diperoleh TK pun cukup banyak. Salah satunya bintang Adhi Pradana.

Setelah riwayat hidup, Presiden SBY selaku inspektur upacara membacakan sambutan apel persada.

Tak lama kemudian, mulailah upacara militer dengan mengangkat senjata ke udara.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%