detikcom

Selasa, 04/06/2013 00:25 WIB

Dilarang Bawa Perempuan ke Kamar, Ahmad Coba Bunuh Diri di Pontianak

Adi saputro - detikNews
Ilustrasi (detikcom)
Pontianak - Dinasehati orangtua agar tidak sering membawa perempuan ke kamar, Seorang pemuda Ahmad Sodik (25) nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri di dalam kamar dirumahnya. Kejadian itu berlangsung Senin (3/6) Pukul 19.30 WIB di Kecamatan Pontianak Kota, Kalbar.

“Hasil keterangan keluarganya, aksi Ahmad dipicu karena tidak terima sering ditegur agar tidak memasukkan perempuan ke kamarnya oleh orangtuanya karena bukan muhrimnya," ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno kepada wartawan, Senin (3/6/2013) malam.

Ahmad berniat mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri di depan pintu kamarnya. Untung saja aksi nekat percobaan bunuh diri ini, cepat diketahui oleh kedua orang tuanya. warga setempat ikut membantu menyelamatkan Ahmad , sehingga nyawa Ahmad bisa cepat tertolong.

Agar tidak mengulangi perbuatanya, warga langsung menghubungi pihak kepolisian. Karena sempat terjerat tali gantungannya di lehernya, Ahmad yang sudah tak sadarkan diri ini dilarikan warga ke rumah sakit.

Ahmad saat ini sudah siuman dan telah diserahkan kembali kepada keluarganya. "Pihak kepolisian hanya melakukan pengamanan dan mencegah agar aksi nekat itu tidak terjadi," tambahnya.


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/rvk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%