Minggu, 02/06/2013 00:02 WIB

Surat Palsu Ritual Seks Bebas

Geledah Kamar Kos, Polisi Temukan Surat dan Stempel Perpusarda Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Polisi melakukan penggeledahan di sebuah kamar kos di kawasan Caringin, Bandung. Penggeledahan di kamar yang dihuni pemuda berinisial GL itu terkait kasus surat palsu seks bebas di lingkungan Pemkot Bandung.

GL diketahui sebagai informan yang selama ini menghembuskan kabar sekte seks bebas di Bandung.

"Hasil penggeledahan kemarin (Jumat) di kamas kos GL, kami mendapati petunjuk-petunjuk. Kami menemukan salinan surat dan stempel Perpusarda," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudho Wisnu Andhiko saat ditemui wartawan di Grand Hotel Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (1/6/2013).

Barang yang disita antara lain 6 lembar salinan surat perintah dari Kaperpusarda Bandung, 6 lembar salinan absen karyawan Perpusarda Bandung, 1 rangkap asli penilaian pekerjaan PNS, dan 1 stempel Kantor Perpusarda Bandung. Namun kepemilikan barang tersebut termasuk keaslian format surat dan stempel masih ditelusuri polisi. .

"Pengakuan belum didapat dari GL. Tapi paling tidak ada petunjuk serta keterangan lainnya dari ibu GL berinisial N yang bekerja di kantor Perpusarda. Ibunya menyebut GL yang mengambil barang itu. Nah, kami terus mendalami guna mengungkap kebenarannya," kata Trunoyudho.

Penyidik memeriksa intensif GL terkait informasinya yang menyebut ada sekte seks bebas di Bandung. Polisi pun tidak tinggal diam. "Keterangan-keterangan GL itu tidak terbukti sewaktu kami selidiki," ungkapnya.

Menurut Trunoyudho, pihaknya fokus mencari siapa sebenarnya pembuat surat diduga palsu berisi perintah ritual seks bebas kepada pegawai Perpusarda Kota Bandung. Ia pun menegaskan belum ada pihak berstatus tersangka.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bbn/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%